Kamis , November 26 2020

Penusukan Syekh Al Jaber Ada Yang Nyuruh? Halaman 1

penusukan syekh al jabir

“Do’akan syekh ali jaber semoga cepat segar, ” tulis akun @syekh_muhammad_jaber dalam pengantar foto, Rabu (20/3/2019). Lalu, pelaku sinambung menuju panggung dan memunculkan sebilah pisau dapur nun sudah pelaku persiapkan mulai dari rumah. Saat itu juga pelaku langsung merangkaikan pisau tersebut ke haluan leher dan dada Ali Jaber.

Solopos. com, BAGHDAD — Ratusan warga Irak membongkar kembali pesara kerabatnya yang meninggal bumi akibat virus corona (Covid-19). Aksi mereka setelah pemerintah mengizinkan merelokasi korban ini ke pemakaman pilihan rombongan.

“Anehnya segala bentuk pelecehan terhadap Islam dan Ulama dijaman rezim ini selalu sunyi dari jerat hukum, ” papar Ustadz Zahid. Syekh Ali Jaber mengenyam pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga aliyah di Madinah.

Sebelaumnya, pendakwah dan Ustaz Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang kian dikenal dengan Syekh Ali Jaber ditusuk orang bukan dikenal di Bandar Terkatung-katung, Ahad, (13/9/2020). Isu tokoh yang dikabarkan mengalami gangguan jiwa ini mendapat respon dari masayarakat Indonesia di media sosial. Sejumlah fakta di bongkar warganet mengenai kepribadian pelaku tersebut. Syekh Ali Jaber mengatakan dirinya diserang orang tak biasa saat mengisi acara. Terlihat, Syekh Ali Jaber ditikam orang tak dikenal saat mengisi acara di Pemilik uang Lampung.

Namun pendakwah itu sempat mengelak dan pisau hanya mengenai lengan kepada kanannya. Karena kata dia, untuk bisa menyimpulkan bahwa pelaku benar-benar mengalami gangguan kejiwaan perlu pendalaman dengan biasanya membutuhkan waktu dengan tidak singkat. Untuk itu pihak keluarga dan Massa berharap polisi bisa lekas mengungkap dalangnya motif Pembunuhan berencana terhadap Syeck Ali Jaber. “Mudah-mudahan segera dapat didalami dan diketahui motifnya dan bisa juga didalami siapa dalang dibalik peristiwa tersebut”.

HNW menilai sepak-terjang itu agar persekusi lawan ulama atau tokoh agama tidak terulang kembali sehingga menghadirkan efek jera menjadi penting bagi penegak patokan untuk menjatuhkan sanksi berat kepada pelaku penikam Syekh Ali Jaber. Selain itu, Ustadz Zahid menyesalkan tiada penegakan hukum terhadap orang atau kelompok yang melecehkan Islam dan ulama.

Setelah lulus sekolah menengah, ia melanjutkan pendidikan khusus pendalaman Alquran pada tokohdan ustaz ternama Arab Saudi. Dalam mendidik agama, khususnya Al-Quran dan shalat, ayahnya amat keras, bahkan tidak takut-takut memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan shalat. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam. Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang kian dikenal dengan Syekh Ali Jaber ditusuk saat bertausiah di sebuah masjid pada Kota Bandar Lampung.

Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan alasan apapun tidak bakal membenarkan tindakan penusukan Syekh Ali Jaber maupun ulama lainnya yang seharusnya malahan dilindungi setiap unsur golongan Indonesia. Syekh Ali Jaber menilai pelaku penusukan lawan dirinya sangat berani utas dan terorganisir. Menurut Kabid Humas Polda Lampung, peristiwa penusukan ini masih pada dalami motif dan tujuannya. Sedangkan untuk identitas pelaku akan kita beritahukan selanjutnya, ” timpal Kombes Top Zahwani Pandra Arsyad. “Aparat kepolisian harus mengusut selesai kasus tersebut, termasuk menyita dalang pelaku penusukan. Jadi menjadi terang benderang serta tidak menimbulkan spekulasi rakyat yang bermacam-macam, ” tanda Faozan melalui keterangannya, Senin (14/9/2020).

Ia meminta aparat segera mengusut tuntas serta menangkap dalang pelaku penusukan pendakwah Syekh Ali Jabir. Baitul Muslimin meminta petugas segera mengusut tuntas & menangkap dalang pelaku penusukan pendakwah Syekh Ali Terkulai-kulai. Alfin Andrian, umur 24 tahun dan alamat dalam Jalan Tamin Gang Kemiri Kelurahan Suka Jawa. Postingan itu langsung mendapatkan penuh respons positif dari banyak orang. Banyak orang yang amat kagum dengan Syekh Ali Jaber tetap berdakwah meskipun setelah terjadi satu sesuatu yang mengejutkan.

Menyadari akan hal tersebut, Baitul Muslimin yang meruakan sayap dari PDI Perjuangan, meminta agar aparat kepolisian harus mengusut selesai kasus tersebut, termasuk mengambil dalang pelaku penusukan. Sehingga menjadi terang benderang dan tidak menimbulkan spekulasi publik yang bermacam-macam. “Seyogyanya Polri jangan terlalu mudah percaya dengan pengakuan orangtua pengatur bahwa dia sudah 4 tahun mengalami gangguan spirit, ” tegas Din Syamsuddin. “Beberapa kasus penganiayaan serta kriminalisasi para ustad, kyai dan habaib seringkali dikerjakan dengan modus orang puyeng, termasuk memanipulasi suara dalam Pilpres lalu untuk penambahan suara.

About Elisha